Kumpulan Resep Masakan Khas Indonesia

Alasan Mengapa Ikan Terasa Lebih Enak Jika Disantap di Pinggir Laut?

Advertisement

menikmati kuliner seafood di pinggir pantai

Pecinta kuliner seafood tentu sudah merasakan suasana makan menu seafood diberbagai tempat. Dari sekian tempat yang anda gunakan untuk menikmati seafood, dimanakah tempat yang paling enak dan nyaman bagi Anda ?

Dari Anda apakah pernah menikmati ikan bakar saat rekreasi bersama keluarga di pantai? Aneh, rasanya jadi lebih enak daripada dimakan di rumah bukan ?. Ternyata, penelitian membuktikan bahwa bunyi ombak memang membuat ikan terasa lebih gurih lezat.. walaupun terkadang ini hanya sebatas sugesti semata.

Selain rasa, kenikmatan sebuah hidangan ditentukan pula oleh aromanya. Menurut sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Chemical Senses, aroma terasa lebih kuat jika didampingi dengan bebunyian yang sesuai.

Peneliti dari University of Arkansas Amerika Serikat dan Dresden University of Technology Jerman memberi beberapa jenis bau kepada peserta studi selagi mereka mendengarkan bermacam-macam bunyi.

Para partisipan menilai aroma tercium lebih sedap jika sesuai dengan suara yang sedang dimainkan. Contohnya, aroma kopi terasa lebih menggoda saat diseruput sambil mendengarkan iklan kopi. Sementara itu, kayumanis dan cengkeh terasa lebih wangi ketika lagu-lagu Natal diputar.

Selain itu, peppermint terasa lebih enak jika dibarengi suara orang menggosok gigi. Ikanpun jauh lebih populer kalau ada suara pantai dan pecahan ombak ketimbang bunyi orang menggosok gigi atau musik.

Peneliti lalu menguji ulang kayumanis dan cengkeh dengan lagu Jingle Bells dan lagu pop YMCA oleh The Village People. Kedua rempah ini dinilai semakin harum saat dicoba dengan lagu pertama. Namun, kedua lagu ini tak punya efek apa-apa terhadap peppermint dan sepatu kulit.

"Beberapa bau bisa dicocokkan dengan suara tertentu berdasarkan pengalaman sebelumnya. Suara yang sesuai meningkatkan kenikmatan bau secara lebih signifikan dibanding suara yang tak pas," tulis peneliti, seperti ditulis Mail Online (10/03/2014).

Menurut Lauren Rogers, hasil studi ini sangat logis. "Kita sudah tahu bahwa rasa dan bau bekerjasama mengidentifikasi makanan dan minuman. Temuan ini bisa jadi masukan bagi para peritel dan khususnya katering terkait bagaimana mereka bisa meningkatkan pengalaman konsumen," tutur Rogers.

Advertisement

0 comments:

Post a Comment